INDOWIN9 - Pengemudi mobil kerap kali mencampur bahan bakar minyak dengan standar yang berbeda demi mendapatkan performa kendaraan sesuai yang diinginkan. Contohnya, Pertamax Turbo dicampur dengan Pertamax Racing.
Officer Commercial Retail Fuel Marketing PT Pertamina Persero, Indra Pratama mengatakan, boleh-boleh saja mencampurkan bahan bakar dari satu jenis ke jenis lainnya. Namun, nantinya akan muncul masalah pada performa kendaraan yang didapatkan.
Menurutnya, jika awalnya konsumen mengisi Premium, kemudian dicampur dengan Pertamax Turbo, hal itu tidak akan memperbaiki performa maupun efisiensi pengeluaran.
"Ketika kita memilih BBM yang lebih tinggi nilai oktannya dari kendaraan yang kita miliki, BBM itu tidak akan terbakar sempurna, otomatis ada sisa residu," tuturnya.
Salah satu contoh pencampuran BBM yang biasa dilakukan yakni Premium dengan Pertamax dengan perbandingan 50 persen, maka akan mendapatkan RON 90 yang setara dengan Pertalite.
SUMBER : VIVA
Dapatkan Banyak Bonus dari Kami :
+Bonus Deposit Rp.5.000,- Setiap Melakukan Deposit Rp.25.000,- Sesuai Dengan Syarat Dan Ketentuan Yang Berlaku
+Bonus Cashback 0,3% Dari Nilai Turnover
+Bonus Referral 20% Seumur Hidup
Ayo, tunggu apa lagi ? Daftar kan Diri Anda di INDOWIN99



0 comments:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.