INDOWIN99 - Berekspansi ke China, gerai kopi asal Amerika ini banyak peminatnya. Bahkan, setiap 15 jam, Starbucks buka 1 gerai baru di China dan akan terus bertambah.
"Starbucks membuka satu toko di China setiap 15 jam," ujar Belinda Wong, CEO Starbucks di China kepada "Squawk Box".
Pada hari Selasa kemarin, Starbucks membuka gerai terbarunya seluas 30.000 meter persegi di Shanghai. Ini adalah Starbucks Roastery kedua yang buka dan berukuran dua kali lipat dari lokasi andalannya di Seattle.
"Bagi kami, dengan membuka lebih dari 500 gerai per tahun, ini bukan soal jumlah. Tapi dengan membuka 500 gerai yang berbeda di lingkungan berbeda maka kita juga harus membangun hubungan dengan pelanggan kami," jelas Wong.
Starbucks kini membangun lebih banyak gerai baru yang dioperasikan oleh perusahaan di China daripada Amerika Serikat. Bahkan Wong mengatakan, "Di China, barista muda Starbucks dan supervisor yang bekerja secara shift menerima subsidi tunjangan perumahan." Tidak semua karyawan, namun ini diberikan kepada karyawan baru yang baru saja menyelesaikan kuliah keamanan finansial (financial security).
Pertumbuhan penjualan di China melampaui kuartal Amerika Serikat. Kuartal terakhir, China membukukan kenaikan 8 persen, dibandingkan dengan kenaikan 3 persen di Amerika Serikat, tidak termasuk dampak dari Badai Harvey dan Irma.
"Starbucks melayani lebih dari 5 juta pelanggan di China per minggu," kata Johnson. Sebagian besar para pelanggan banyak datang pada pukul 1 siang hingga 3 sore, namun ia mengatakan bahwa gerai-gerainya kini mulai ramai di pagi hari karena warga China mulai mengadopsi kebiasaan Amerika untuk minum kopi di pagi hari.



