Saturday, February 9, 2019

Kenali Ciri-ciri Teman yang "Beracun"


INDOWIN99 - Tidak mudah mengenali jenis pertemanan yang tidak sehat. Apalagi bagi remaja yang sedang butuh pengakuan dari teman sekelompoknya dan takut tidak punya teman. 

Teman yang sering berbohong, egois, dan juga membuat kita merasa buruk atau minder, merupakan sedikit dari ciri seorang "toxic friend". "Secara umum pertemanan yang beracun akan melukai kita secara emosional dibanding membantu kita. 

Ia akan menyebabkan stres, kesedihan, atau kecemasan," kata psikolog klinik Andrea Bonior. Belum ada kata terlambat untuk menjauhi seseorang yang cuma menjadi racun bagi lingkungan sosialnya. Kenali ciri-cirinya. 

1. Hanya menerima, tak mau membalas 

Bila sahabat kamu tampaknya hanya mau menerima bantuanmu tapi tak pernah membalasnya, mungkin mereka adalah "toxic friend". Sikap tidak mau membalas itu juga bukan cuma dalam hal tindakan, tapi kebiasaan memonopoli pembicaraan. 

"Penting diingat bahwa pertemanan itu fleksibel, tetapi jika polanya jelas dan kamu selalu merasa memberi, memberi, dan memberi, tapi tidak ada balasan, mungkin hubungan persahabatan ini rapuh," kata Bonior. 

2. Tidak bisa percaya 

Persahabatan dibangun atas dasar kepercayaan. Namun, jika kamu tidak percaya padanya, maka itu adalah tanda ada sesuatu yang salah. "Terkadang orang ingkar janji, tapi untuk alasan yang jelas. Sebaliknya, jika temanmu selalu mengecewakan, maka pertemanan ini tidak sehat," katanya. 

3. Bikin tak percaya diri 

Seorang teman yang beracun akan menyebarkan racunnya pada lingkungan sekitarnya. Misalnya ia membuat kita melakukan hal-hal buruk, seperti minum terlalu banyak, bergosip, atau berkomentar buruk tentang diri kita. 

4. Selalu merasa bersaing 

Tidak ada yang salah dengan persaingan yang sehat. Ini bisa saja terjadi jika kamu dan sahabat berada dalam bidang yang sama atau kebetulan punya anak yang sepantar. Persaingan sehat itu akan membuat kita tetap merasa nyaman dan pada akhirnya ingin yang terbaik untuk sahabat. 

Sebaliknya, waspadai jika kamu lelah karena selalu merasa iri dan seolah harus terus berkompetisi dengannya, sudah waktunya menjaga jarak dengannya. 

5. Tidak bisa dimintai pendapat 

Hidup memang bisa membingungkan, sehingga kita butuh teman untuk meminta pendapat. Namun, teman yang beracun biasanya tidak mau dimintai saran atau justru bersikap tidak empati dan memberi saran yang hanya membuatnya terlihat lebih kompeten dan lebih sukses dari kita. 

Alih-alih membuat kita menjadi pribadi yang lebih baik, seorang toxic friend akan membuat kita merasa dimanfaatkan dan sering merasa cemas dan stres setelah bertemu dengannya. 

sumber : kompas


Dapatkan Banyak Bonus dari Kami :
+Bonus Deposit Rp.5.000,- Setiap Melakukan Deposit Rp.25.000,- Sesuai Dengan Syarat Dan Ketentuan Yang Berlaku
+Bonus Cashback 0,3% Dari Nilai Turnover
+Bonus Referral 20% Seumur Hidup

Ayo, tunggu apa lagi ? Daftar kan Diri Anda di INDOWIN99

Contact us:
BBM : 2B93CA38
WA : +855962846901
Line : INDOWIN99

Link Alternatif INDOWIN99






Wednesday, February 6, 2019

Seperti Apa Push Up yang Efektif Mengencangkan Lengan?


INDOWIN99 - Push up adalah salah satu gerakan kebugaran klasik yang paling bermanfaat. Karena tak memerlukan alat apapun, maka kamu bisa melakukannya dimana saja. 

Bahkan, push up bisa menjadi pilihan gerakan yang baik meskipun dilakukan tanpa disertai latihan lainnya. 

Tidak hanya mampu membentuk lengan, push up juga menyasar otot dada, bahu dan perut. Nah, tapi ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan agar push up yang kamu lakukan efektif dan dapat memberikan manfaat maksimal.

 Meski terlihat mudah, push up tidak sesederhana kelihatannya, lho. "Masih banyak orang yang mungkin melakukannya dengan cara yang salah. Padahal, jika ingin hasil terbaik, kuncinya adalah gerakan yang benar," kata Dani Singer, personal trainer tersertifikasi dan direktur kebugaran Fit2Go. 

Push up yang benar mengharuskan bagian punggungmu lurus seperti posisi plank dan kamu harus menjaga posisi tersebut ketika menurunkan tubuh mendekati lantai. 

Jika kamu melakukan 20 kali push up tapi punggung atau bahumu menekuk, maka kamu belum tentu mendapatkan hasil yang diinginkan. Posisi yang salah membuatmu berisiko cedera dan tentu saja tidak mendapatkan manfaat yang seharusnya. 

Banyak pemula mempraktikkan knee push up atau push up dengan lutut menumpu tubuh di lantai. Namun, hal tersebut menurut Singer tidak tepat. Posisi tersebut secara mekanis mengubah gerakan push up dan banyak orang melakukannya dengan cara yang salah. 

Knee push up tidak melatih otot inti sebagaimana push up biasa dan gerakan yang salah bisa membuat bahu dan punggung cedera. 


Alih-alih melakukan knee push up, Singer merekomendasikan kita untuk mencoba incline push up. Caranya, carilah permukaan yang lebih tinggi dari lantai untuk menjadi tumpuan tangan, misalnya kursi, dan lakukan push up seperti biasa. 

Ini akan menjadi push up yang lebih ringan namun benar. Bagi pemula disarankan melakukan 3 set dengan 5 repetisi. Lakukan secara perlahan dan konsentrasi pada gerakan yang benar. 

"Setelah itu kamu mungkin akan merasakan sedikit sakit keesokan harinya dan merasakan lenganmu lebih kencang. Itulah hasilnya," kata dia. 

Untuk latihan berikutnya, tingkatkan menjadi 6 repetisi. Ketika kamu sudah bisa melakukan 3 set 10 repetisi dengan benar, turunkan tumpuan tangan ke permukaan ke yang lebih rendah. 

Lakukan hal yang sama (hingga bisa melakukan 3 set 10 repetisi) sebelum berpindah target berikutnya, yaitu push up biasa. 

Ketika kamu sudah bisa push up di lantai, meskipun hanya berhasil melakukan 5 repetisi kamu akan merasa tubuhmu lebih kuat daripada sebelumnya. "Kamu akan merasa lenganmu akan lebih kencang," ujarnya. 

Push up memang bisa meningkatkan kekuatan tubuh. Tapi hanya melakukan gerakan push up tidak membuat seluruh tubuhmu terbentuk, apalagi jika berat badanmu berlebih. 

"Jika targetmu adalah agar tubuhmu terlihat lebih bagus dan membentuk, maka nutrisi juga menjadi faktor penting," kata Singer. 

Cobalah turunkan sedikit berat badan dengan makan sehat dan iringi dengan aktivitas fisik hingga kamu kagum dengan bentuk tubuhmu setelahnya. 

sumber : kompas



Dapatkan Banyak Bonus dari Kami :
+Bonus Deposit Rp.5.000,- Setiap Melakukan Deposit Rp.25.000,- Sesuai Dengan Syarat Dan Ketentuan Yang Berlaku
+Bonus Cashback 0,3% Dari Nilai Turnover
+Bonus Referral 20% Seumur Hidup

Ayo, tunggu apa lagi ? Daftar kan Diri Anda di INDOWIN99

Contact us:
BBM : 2B93CA38
WA : +855962846901
Line : INDOWIN99

Link Alternatif INDOWIN99



Tuesday, February 5, 2019

Awas, Olahraga Terlalu Berat Bisa Bikin Tak Bergairah di Ranjang!


INDOWIN99 - Sekarang ini, semakin banyak orang yang rutin berolahraga supaya kesehatannya terjaga. Tapi saking semangatnya, ada yang tidak sadar bahwa ternyata telah berolahraga secara berlebihan. 

Bukan cuma meningkatkan risiko cedera, olahraga terlalu berat dan berlebihan ini bisa menyebabkan gairah seks menurun, lho! Bagaimana bisa? Olahraga adalah salah satu cara yang paling sehat dan efektif untuk menurunkan berat badan. 

Pasalnya, olahraga memaksa otot-otot tubuh jadi berkontraksi untuk membakar sedikit demi sedikit kalori. Nah, mereka yang ingin berat badan cepat turun, kadang memaksakan diri untuk terus-terusan olahraga sampai tak ingat waktu. Padahal over training bukanlah sesuatu yang baik. 

Menurut penelitian University of North Carolina, Amerika Serikat yang dimuat dalam jurnal Medicine and Science in Sport and Exercise tahun 2007, olahraga yang terlalu berat dan sering terbukti dapat menurunkan libido pria. Ada tiga hal yang diteliti dalam riset ini, yaitu jenis olahraga, durasi, dan seberapa sering olahraga dilakukan. 

Hasilnya, pria yang melakukan olahraga intensitas rendah, seperti bersepeda atau berjalan kaki, cenderung memiliki gairah seks lebih tinggi daripada pria yang melakukan olahraga intensitas tinggi. Begitu juga bila dilihat dari durasi olahraganya. 

Semakin lama kita berolahraga, ditambah lagi bila olahraganya terlalu keras, libido bisa menurun hingga 4 kali lebih cepat. Ini artinya, pria yang terlalu aktif berolahraga cenderung memiliki libido yang rendah dibandingkan pria yang olahraga secukupnya. 

Sebetulnya, para ahli belum tahu dengan jelas kenapa olahraga terlalu berat dapat menurunkan libido pria. Anthony Hockey, penulis utama sekaligus dosen fisiologi olahraga dan nutrisi di University of North Carolina, menduga hal ini berkaitan dengan penurunan hormon testosteron yang sering terjadi setelah olahraga. Olahraga yang dilakukan secara intens dapat memicu hipogonadisme pada pria. 

Hipogonadisme adalah kondisi ketika testis sangat sedikit atau bahkan sama sekali tidak menghasilkan hormon seks, yaitu hormon testosteron. Jika kita terus-terusan melakukan latihan ketahanan atau olahraga terlalu berat, maka hormon testosteron yang dihasilkan akan semakin menurun atau bahkan tidak dihasilkan sama sekali. 

Akibatnya, gairah akan berkurang saat hendak berhubungan intim dengan pasangan. Sama seperti saat kita berendam air panas atau sauna, olahraga terlalu berat juga membuat tubuh jadi kepanasan. 

Perlu dicatat bahwa suhu panas adalah musuh terbesar bagi sperma. Semakin panas suhu tubuh, maka sel-sel sperma akan lebih cepat mati. Maka tak heran jika setelahnya, kita jadi malas bercinta karena tak lagi bergairah. 

Tak hanya untuk pria 

Tidak hanya pada pria, bahaya olahraga berlebihan juga mengintai kehidupan seksual wanita. Ya, olahraga berlebihan juga dapat menyurutkan hormon seks pada wanita. 

Ketidakseimbangan hormon dalam tubuh menyebabkan siklus menstruasi para wanita jadi tidak teratur, alias berantakan. Bahkan, ada pula wanita yang tidak haid sama sekali karena keseringan olahraga. Jika kamu dan pasangan sama-sama rajin berolahraga, tapi keterusan alias berlebihan, kalian berdua akan semakin susah punya anak. 

Dorongan seks yang tidak maksimal, ditambah lagi dengan siklus menstruasi yang tidak teratur, menyebabkan pembuahan semakin sulit terjadi. Oleh karena itu, ketika gairah seks dirasa menurun, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter. 

Dokter mungkin akan menyarankan jenis olahraga yang aman untuk kondisi itu. Terlebih bagi kamu yang ingin segera punya momongan, dokter juga akan meminta untuk menerapkan pola hidup sehat. 

Mulai dari makan makanan yang sehat, menghindari stres, dan memilih olahraga dengan jenis dan durasi yang tepat. Dengan begitu, harapan untuk segera punya momongan akan terwujud sesegera mungkin. 

sumber : kompas


Dapatkan Banyak Bonus dari Kami :
+Bonus Deposit Rp.5.000,- Setiap Melakukan Deposit Rp.25.000,- Sesuai Dengan Syarat Dan Ketentuan Yang Berlaku
+Bonus Cashback 0,3% Dari Nilai Turnover
+Bonus Referral 20% Seumur Hidup

Ayo, tunggu apa lagi ? Daftar kan Diri Anda di INDOWIN99

Contact us:
BBM : 2B93CA38
WA : +855962846901
Line : INDOWIN99

Link Alternatif INDOWIN99






Sunday, February 3, 2019

Jaga Kesehatan Mental, Batasi Pakai Media Sosial


INDOWIN99 - Kehadiran media sosial ternyata membuat banyak orang tidak bahagia. Itu sebabnya para ahli menyarankan kita untuk membatasi penggunaannya. 

Semakin jarang kita membuka media sosial, ternyata tingkat kesejahteraan mental akan meningkat. 

Salah satu bukti adalah hasil studi perilaku manusia yang dilakukan tim peneliti di Universitas New York dan Universitas Stanford. Diketahui, menonaktifkan akun Facebook selama empat minggu dapat meningkatkan kesehatan mental. 

Riset dilakukan menjelang pemilihan umum paruh waktu 2018 di AS dan melibatkan 2.844 orang yang menggunakan Facebook selama lebih dari 15 menit setiap hari. 

Dengan menonaktifkan media sosial, kita bisa mengalihkan waktu untuk lebih banyak beraktivitas di dunia nyata, seperti bersosialisasi dengan keluarga dan teman. 

Sayangnya, menurut studi itu menonaktifkan Facebook juga menyebabkan peserta kurang mendapat informasi tentang peristiwa terkini. "Penonaktfian ini membuat orang menghargai dampak positif dan negatif Facebook pada kehidupan mereka," ucap peneliti. 

Media sosial saat ini menjadi salah satu rujukan informasi banyak orang. Namun, cermatlah menyaring informasi agar terhindar dari risiko gangguan mental seperti kecemasan dan depresi. 

Para ahli belum menentukan berapa lama tepatnya seseorang boleh main media sosial dalam sehari. 

Pasalnya, setiap orang memiliki kondisi psikologis dan reaksi emosional yang berbeda-beda terhadap isi media sosial. 

Psikoterapis dari California School of Professional Psychology, Philip Cushman, menganjurkan supaya kita membatasi penggunaan media sosial setengah jam hingga satu jam per hari. 

sumber : kompas


Dapatkan Banyak Bonus dari Kami :
+Bonus Deposit Rp.5.000,- Setiap Melakukan Deposit Rp.25.000,- Sesuai Dengan Syarat Dan Ketentuan Yang Berlaku
+Bonus Cashback 0,3% Dari Nilai Turnover
+Bonus Referral 20% Seumur Hidup

Ayo, tunggu apa lagi ? Daftar kan Diri Anda di INDOWIN99

Contact us:
BBM : 2B93CA38
WA : +855962846901
Line : INDOWIN99

Link Alternatif INDOWIN99





Perilaku Seks dari Zona Nyaman hingga Berbahaya

INDOWIN99 - Perilaku seks pada pasangan menikah bisa menempatkan suami atau istri, juga keduanya dalam posisi tak menyenangkan atau bahkan menjurus pada membahayakan. 

Agar hubungan seks tetap nyaman, namun tak membosankan, pasutri perlu memahami sejumlah perbedaan perilaku seksual. 

Dengan begitu Anda dan dia bisa melakukan sesuatu untuk memperbaiki kondisi, apakah mengubah "zona nyaman" menjadi lebih menggairahkan, atau ingin berada pada zona erotis, tapi batasi agar tak berada dalam zona bahaya.   

"Zona Nyaman" 

Kebanyakan pasutri berada pada "zona nyaman". Seks menjadi rutinitas yang membosankan. Istilahnya vanilla sex yakni perilaku seks yang regular, hubungan seks langsung pada intercourse. 

Pasangan yang menjalani vanilla seks, berkali-kali melakukan hubungan seks dengan posisi misionari. Tanda lainnya, vanilla seks yang kerap menjadi "zona nyaman" namun membosankan, adalah seks tipe ini sama sekali tidak menggunakan bantuan sex toys atau properti lainnya. 

Sebenarnya, baik suami maupun istri kerap merasa bosan berada di "zona nyaman", namun keduanya cenderung merasa sungkan untuk mengungkapkan keinginan dalam hubungan seksual. 

Erotisme 

Pada pasangan yang lebih terbuka, mereka bisa keluar dari "zona nyaman" dengan meningkatkan perilaku seks menonjolkan erotisme. 

Rasa bosan mendorong pasangan untuk menambah bumbu dalam hubungan seks mereka. Istilahnya kinky sex. Sesuai namanya, perilaku seks ini boleh jadi membuat Anda dan dia merasa canggung saat melakukannya. 

Namun, erotisme menjadi tujuannya, demi meningkatkan gairah dan mengusir kebosanan bercinta pada vanilla sex. Kunci menjalani perilaku seks ini adalah berani bereksperimen. Anda dan dia bisa saling memancing gairah dengan berbagai cara. 

Termasuk melakukan aktivitas seksual yang berbeda dari biasanya, menggunakan bantuan sex toys, permainan, properti tertentu, bermain peran, berfantasi, hingga perilaku seksual yang lebih ekstrem tapi tetap aman dan waras. Anda dan pasangan bisa menciptakan erotisme dengan hal ringan. 

Misalnya, saat bercinta gunakan whipped cream atau saus cokelat untuk membaluri tubuh pasangan. Kuncinya, lakukan sesuatu yang baru, menyenangkan, dan membantu Anda dan pasangan keluar dari "zona nyaman". 

Erotisme saat bercinta ini bisa diciptakan melalui berbagai cara dan bergantung pada selera juga pengalaman pribadi. Ada yang merasa lebih bergairah dengan menciptakan erotisme melalui pijatan sensual, ada juga yang melalui permainan tertentu. 

Anda dan pasangan bisa merencanakan sendiri pengalaman sensual yang erotis untuk keluar dari "zona nyaman". 

Ekstremisme 

Satu level di atas erotisme, perilaku seksual ekstrem kerap menjadi pilihan pasangan untuk mengusir kebosanan dan menambah gairah. 

Perilaku seksual ekstrem ini disebut BSDM (bondage, sadism, discipline, masochism). Dengan kata lain, perilaku seksual ini cenderung menonjolkan erotisme dengan gaya "perbudakan", "pendisiplinan", sesuatu yang "sadis" hingga "masokis" namun bukan dalam arti sebenarnya. 

Tapi, ada tiga syarat utama untuk melakukan BSDM yakni, aktivitas seksual dilakukan dengan cara aman, waras, dan konsensual (atas kesepakatan bersama). 

Misalnya, Anda dan pasangan merasa lebih bergairah jika bercinta dengan salah satu orang diikat di ranjang. Catatan pentingnya, semua dilakukan atas kesadaran, suka sama suka, saling menghargai dan dilakukan hanya demi meningkatkan gairah bukan untuk menyakiti pasangan. 

Ketika Anda atau pasangan sudah mulai merasa tak nyaman dengan BSDM, saatnya berhenti melakukan aktivitas ini. Begitu perasaan tak nyaman muncul, apalagi jika situasi mulai tak terkendali, salah satu pihak merasa terpaksa melakukannya, apalagi merasa terintimidasi, ini tanda-tanda Anda atau dia berhak minta berhenti. Karena, ini petanda BSDM telah mengarah pada zona bahaya. 

Zona Bahaya 

Perilaku seks yang berada dalam zona bahaya berawal dari BSDM yang dilakukan dengan keterpaksaan. Jika salah satu pihak merasa tertekan, terintimidasi saat bercinta, apalagi jika sikap saling menghargai tak lagi muncul, tandanya Anda dan dia dalam zona bahaya. 

Kuncinya, ketika Anda bercinta dengan terpaksa, Anda tengah berada di zona berbahaya dalam perilaku seksual. Untuk menghindari zona bahaya ini, edukator seks, Eve Minax mengatakan, " Jangan terburu-buru melakukan aktivitas seksual yang berat, lakukan sensasi ringan terlebih dahulu, eksplorasi seksualitas dengan rasa penasaran dan cinta. 

Gunakan tiga hal, rasa ingin tahu, komunikasi dan kasih sayang." Sebelum melakukan aktivitas seksual di luar zona nyaman, carilah referensi terlebih dahulu. 

Perilaku seks seperti apa yang cocok untuk Anda dan pasangan, dan mana yang tidak. Carilah referensi, dan bangunlah komunikasi agar Anda dan pasangan tak terjebak dalam zona bahaya, namun juga terlepas dari "zona nyaman" yang membuat Anda dan dia mulai kehilangan gairah bercinta.

sumber : kompas



Dapatkan Banyak Bonus dari Kami :
+Bonus Deposit Rp.5.000,- Setiap Melakukan Deposit Rp.25.000,- Sesuai Dengan Syarat Dan Ketentuan Yang Berlaku
+Bonus Cashback 0,3% Dari Nilai Turnover
+Bonus Referral 20% Seumur Hidup

Ayo, tunggu apa lagi ? Daftar kan Diri Anda di INDOWIN99

Contact us:
BBM : 2B93CA38
WA : +855962846901
Line : INDOWIN99

Link Alternatif INDOWIN99





Mengapa Pria Menyukai Morning Sex?

INDOWIN99 - Tak perlu disangkal bahwa hubungan intim yang terencana, dan dilakukan perlahan-laha dan sepenuh hati, tentu terasa begitu romantis dan menyenangkan. Namun hubungan seks yang dilakukan tanpa rencana, dalam waktu cepat (quickie sex) memang memberi sensasi tersendiri. 

Salah satunya hubungan seks yang dilakukan pagi hari (morning sex). 

Memang, Anda mungkin merasa tidak begitu seksi saat bangun tidur, apalagi ditambah bau mulut yang menyengat, mata yang masih merah, atau pipi yang berkerut-kerut bekas lipatan bantal. 

Satu-satunya hal yang nyaman dilakukan saat itu adalah terus meringkuk di bawah selimut, atau bergegas ke kamar mandi mengingat Anda harus mengejar bus atau kereta. 

Boleh-boleh saja Anda menolak sesi pagi hari ini, namun kondisi tubuh Anda mungkin akan berkata sebaliknya. 

Anda butuh melancarkan peredaran darah Anda dengan melakukan olah tubuh kecil-kecilan. 

Pria tahu sekali apa yang harus dilakukannya untuk melancarkan peredaran darahnya: seks pagi hari. Selain itu, ada empat alasan lain mengapa pria menyukai sesi pagi hari. 

Tidak perlu foreplay. 
Kita tahu pria memang cenderung kurang menyukai foreplay. Dan jika foreplay bisa diminimalkan, seperti saat morning sex, boleh dibilang ini sebagian dari egoisme pria. 

Tidak perlu berciuman. 
Apalagi jika seks dilakukan begitu Anda berdua bangun tidur (atau dibangunkan dengan "paksa" oleh sentuhannya di bagian sensitif Anda). Tahu sendiri, bau mulut atau hawa nafas di pagi hari mungkin malah akan membuatnya mati gaya. 

Tidak membuat kamar berantakan. 
Karena dilakukan dengan kilat, entah di ranjang atau di kamar mandi, si dia tidak harus membantu Anda merapikan seprei atau bahkan mandi lagi (jika sesi ini dilakukan setelah mandi). Cukup membersihkan dan merapikan bagian intim Anda. 

Ada batasan waktu.
Keterbatasan waktu memang bisa menciderai sisi spontanitasnya. Namun apa mau dikata, Anda toh harus membiarkan suami segera berangkat ke kantor. Begitu pula dengan Anda, entah segera mempersiapkan diri untuk ke tempat kerja atau membangunkan anak-anak dan menyiapkan sarapan mereka. 

sumber : kompas


Dapatkan Banyak Bonus dari Kami :
+Bonus Deposit Rp.5.000,- Setiap Melakukan Deposit Rp.25.000,- Sesuai Dengan Syarat Dan Ketentuan Yang Berlaku
+Bonus Cashback 0,3% Dari Nilai Turnover
+Bonus Referral 20% Seumur Hidup

Ayo, tunggu apa lagi ? Daftar kan Diri Anda di INDOWIN99

Contact us:
BBM : 2B93CA38
WA : +855962846901
Line : INDOWIN99

Link Alternatif INDOWIN99





Makan Gorengan Setiap Hari Picu Risiko Kematian Dini


INDOWIN99 - Makanan yang digoreng sering kali menjadi menu makanan lezat yang disukai banyak orang. Sayangnya, kita tak bisa menikmati makanan lezat ini setiap hari. Para ahli mengklaim makan gorengan setiap hari dapat meningkatkan risiko kematian dini. 

Ada banyak riset yang membuktikan dampak negatif dari mengonsumsi gorengan, seperti peningkatan risiko diabetes, penyakit jantung, dan obesitas. 

Sering kita berpikir mengonsumsi gorengan sedikit saja tak akan bermasalah bagi kesehatan. Nyatanya, peneliti berhasil membuktikan mengonsumsi gorengan meski hanya dalam jumlah sedikit dapat menyebabkan masalah kardiovaskular. 

Riset ini dilakukan oleh peneliti dari University of Iowa dan Washington University. Riset yang telah diterbitkan dalam jurnal medis BMJ ini bertujuan untuk menentukan dampak konsumsi makanan gorengan pada wanita pascamenopause. 

Riset dilakukan dengan meneliti data lebih dari 100.000 wanita berusia 50-79 tahun. 

Data dikumpulkan melakui kuesioner yang dilakukan oleh Women's Health Initiative (WHI), yang dikumpulkan dalam rentang waktu 1993-1998. Periset juga memantau peserta hingga Februari 2017. Hasilnya, selama 19-24 tahun periode riset, sebanyak 31.588 perempuan meninggal dunia. 

Lebih dari 9.000 kematian ini disebabkan oleh masalah yang berkaitan dengan jantung, lebih dari 8.000 disebabkan oleh kanker, dan 13.000 kematian karena penyebab lainnya. 

Periset juga menilai seberapa banyak makanan gorengan yang dikonsumsi para peserta, termasuk hidangan seperti ayam goreng, ikan goreng, dan kentang goreng.

Setelah memperhitungkan faktor gaya hidup lain, periset menyimpulkan mengonsumsi makanan yang digoreng setiap hari berisiko besar terhadap masalah jantung atau hal lain yang mengarah pada kematian dini. 

Mengonsumsi gorengan satu porsi atau lebih dapat meningkatkan risiko kematian dini hingga 13 persen dibanding sebab lain apa pun. Kebiasaan ini juga meningkatkan risiko kematian karena kondisi kardiovaskular hingga 12 persen. 

Satu porsi ikan goreng setiap hari berisiko serupa, yaitu tujuh persen peningkatan risiko kematian dini dibanding sebab lain apa pun. Lalu, 13 persen peningkatan risiko kematian yang disebabkan oleh masalah jantung. 

Riset ini memang bersifat observasional. Tapi, melihat jumlah peserta yang besar, hasil riset diyakini bisa mendekati akurat. 

Peneliti mengatakan, faktor risiko kematian karena penyakit kardiovaskular dapat diatasi dengan mengubah gaya hidup dan pilihan memasak. 

Menurut peneliti, mengurangi konsumsi makanan yang digoreng, terutama ayam goreng dan ikan goreng atau kerang, dapat memiliki efek klinis yang berdampak besar pada kesehatan. 

sumber : kompas


Dapatkan Banyak Bonus dari Kami :
+Bonus Deposit Rp.5.000,- Setiap Melakukan Deposit Rp.25.000,- Sesuai Dengan Syarat Dan Ketentuan Yang Berlaku
+Bonus Cashback 0,3% Dari Nilai Turnover
+Bonus Referral 20% Seumur Hidup

Ayo, tunggu apa lagi ? Daftar kan Diri Anda di INDOWIN99

Contact us:
BBM : 2B93CA38
WA : +855962846901
Line : INDOWIN99

Link Alternatif INDOWIN99





Lari, Demi Generasi yang Lebih Sehat


INDOWIN99 - Hidup sehat menjadi impian banyak orang. Dengan tubuh sehat, kita dapat melakukan berbagai aktivitas yang kita inginkan. Agar sehat, menjalani pola hidup yang seimbang adalah syarat wajib yang harus dilakukan. 

Tidak sebatas menjaga asupan yang masuk ke dalam tubuh, tetapi juga bergerak aktif menjadi salah satu menunya. 

Pentingnya pola hidup sehat ini makin gencar dikampanyekan. UNICEF, dalam artikel “Adolescence, A Time That Matters” (2002); mengungkap bahwa 70% dari seluruh kematian pada kalangan dewasa, antara lain akibat penyakit jantung dan paru-paru, dapat dicegah melalui penerapan gaya hidup sehat sejak usia muda. 

Maka dari itu, penting bagi kita untuk dapat menjaga pola hidup sehat dan rutin berolahraga sedini mungkin. 

Mengapa pada usia dini? Menurut Dr. Sandi Perutama Gani, Medical Expert dari Combiphar, usia remaja menjadi periode penting dalam masa tumbuh kembang manusia. 

Salah satu perkembangan paling signifikan terjadi pada prefrontal cortex di dalam otak yang berperan mematangkan kemampuan mengambil keputusan, mengembangkan kepribadian dan kemampuan bersosialisasi. Perkembangan prefrontal cortex dipengaruhi hormon endorfin. 

Sementara, untuk meningkatkan produksi hormon endorfin, aktivitas fisik rutin menjadi kunci. 

“Lari menjadi salah satu kegiatan fisik yang disarankan bagi remaja. 

Mudah dan bisa dilakukan oleh siapapun, di manapun dan kapanpun," kata Dr. Sandi dalam peluncuran Combi Run Academy (CRA) 2019 di Auditorium Kreasi, CGV, fX Sudirman, Senayan pada Selasa (29/1). Lari teratur, menurutnya, mampu menekan rasa gelisah dan depresi. 

Dari sisi manfaat fisik, lari juga meningkatkan kesehatan tulang dan otot, kebugaran kardiorespirasi, kesehatan jantung, mengurangi risiko kenaikan berat badan, dan membangun ketahanan tubuh. 

Sebuah penelitian mengungkap bahwa berlari 30 menit secara rutin selama 5 hari dalam 3 pekan terbukti membantu remaja mendapatkan waktu tidur yang lebih berkualitas, dan membuat lebih fokus dalam meningkatkan pencapaian akademis. 

"Tidurmu juga akan menjadi lebih nyenyak dan berkualitas, serta dapat meningkatkan fokus pada saat bekerja ataupun belajar di sekolah," ujar Dr Sandi. "Tak kalah penting, ketahanan fisikmu juga akan meningkat seiring kamu terus melakukannya," tambahnya. 

Sebelumnya, setelah sukses melaksanakan lomba lari pada tahun lalu, Combiphar hadir di tahun ini dengan program edukasi larinya; Combi Run Academy (CRA) 2019. 

Acara ini akan melibatkan 15 SMA di Jakarta dan sekitarnya. Hal ini dilakukan untuk mendukung terciptanya generasi Indonesia yang lebih sehat. 

Tidak hanya terfokus pada CRA saja, Combiphar juga akan mengusung kampanye digital #KejarSampeDapet. Kampanye ini ditujukan untuk mengedukasi masyarakat agar lebih bergerak aktif, khususnya berolahraga lari. 

sumber : kompas



Dapatkan Banyak Bonus dari Kami :
+Bonus Deposit Rp.5.000,- Setiap Melakukan Deposit Rp.25.000,- Sesuai Dengan Syarat Dan Ketentuan Yang Berlaku
+Bonus Cashback 0,3% Dari Nilai Turnover
+Bonus Referral 20% Seumur Hidup

Ayo, tunggu apa lagi ? Daftar kan Diri Anda di INDOWIN99

Contact us:
BBM : 2B93CA38
WA : +855962846901
Line : INDOWIN99

Link Alternatif INDOWIN99





Atasi Stres Hingga Kecanduan, Ini 9 Manfaat Lari bagi Kesehatan Mental


INDOWIN99 - Saat stres melanda, banyak orang mencari pelarian. Ada yang mengikuti yoga, berlatih meditasi, dan ada juga yang melarikan diri dengan lari. Ya, lari termasuk salah satu olahraga yang bisa memberi rasa senang sehingga mengurangi stres. 

Namun, manfaat berlari bukan sekedar euforia sesaat yang memang dialami para pelari. 

Berlari ternyata juga menjadi salah satu cara terbaik untuk mengatasi stres, insomnia, kecemasan, depresi, dan bahkan kecanduan. 

Ini bisa menjadi obat alami yang murah dan sederhana untuk meningkatkan kesehatan mental. Dilansir dari verywellfit, berikut sembilan manfaat berlari bagi kesehatan mental. 

1. Mengurangi stres 

Jika kamu pernah berlari setelah hari yang berat di tempat kerja, kamu akan memahami bahwa berlari memang mampu mengangkat beban pikiran. 

Salah satu manfaat mental yang paling umum dari olahraga, termasuk lari adalah menghilangkan stres. Berlari dapat meningkatkan kemampuan tubuh untuk mengatasi depresi, sekaligus pengalih perhatian yang baik dari masalah apa pun yang menyebabkan stres atau cemas. 

Ini adalah solusi alami untuk menetralisir hormon penyebab stres yang diproduksi ketika berhadapan dengan situasi penuh tekanan. Sifat berlari yang berirama dan berulang juga bisa membuat rileks dan menenangkan. 

Kita bisa fokus pada pernapasan dan suara gerakan kaki seperti saat meditasi, yang pada akhirnya membuat kita melupakan apa pun yang mengganggu pikiran. Berlari memungkinkan kita untuk keluar dan menyeimbangkan diri setelah hari yang penuh tekanan. 

2. Meredakan gejala depresi 

Penelitian telah menunjukkan bahwa latihan kardio rutin seperti berlari dapat mengurangi gejala depresi. Beberapa bentuk depresi disebabkan oleh kekurangan neurotransmitter seperti serotonin dan dopamine. 

Berlari membantu tubuh menciptakan lebih banyak hormon yang membantu meningkatkan suasana hati, harapan, dan rasa percaya diri. 

Berlari juga memicu pelepasan endorfin - antidepresan alami tubuh - yang dapat menyebabkan perasaan euforia atau runner's high. Pasien dengan depresi telah melaporkan penurunan ketegangan, mengurangi kelelahan pikiran, dan mengalami lebih sedikit rasa sedih setelah memulai program reguler. 

Berlari juga dapat mengalihkan perhatian penderita depresi, memberi pengalihan dari pikiran negatif yang jadi penyebab depresif mereka. 



3. Mengurangi kecemasan 

Para ilmuwan telah menemukan bahwa latihan aerobik secara rutin terbukti dapat menurunkan tingkat ketegangan secara keseluruhan, mengurangi hormon stres, dan memperbaiki suasana hati. Bahkan, hanya lima menit latihan aerobik dapat menstimulasi efek anti-kecemasan. 

Setelah sesi latihan, penderita kecemasan telah menunjukkan penurunan ketegangan otot dan kegelisahan serta hiperaktif. Berlari di luar ruangan, dengan semua stimulasi dan manfaatnya, bisa menjadi penangkal yang baik untuk kecemasan. 

4. Membantu mencapai tujuan 

Penelitian telah menemukan bahwa memiliki tujuan hidup dapat menjadi langkah penting dalam pemulihan dari penyakit mental. Menetapkan tujuan juga dapat meningkatkan motivasi dan membantu kita mengembangkan kebiasaan berlari yang teratur. 

Ketidaksiapan atau ketidakteraturan sering dapat menyebabkan stres. 

Menerapkan latihan lari yang konsisten dapat membantu menambah pola kehidupan sehari-hari dan mengurangi stres. Ketika kita keluar untuk berlari, kita memiliki tujuan langsung. 

Mencapai garis finish saat berlari memberi kita perasaan sukses dan dorongan kepercayaan diri yang besar. 

Kita juga dapat menetapkan sasaran mingguan, seperti berlari selama 30 menit setidaknya tiga kali seminggu atau meningkatkan jarak tempuh mingguan, misalnya 1,6 hingga 3 kilometer setiap minggunya. 

Berpartisipasi dalam perlombaan lari, seperti maraton, adalah tujuan yang sangat baik untuk dilakukan. 

5. Meningkatkan rasa percaya diri 

Berlari dapat menjadi dorongan kepercayaan diri yang besar, terutama jika kita seorang pemula, dan melihat banyak kemajuan dengan kebiasaan baru. Ketika kita berhasil menurunkan berat badan, menambah otot, dan meningkatkan stamina, citra diri dan harga diri akan meningkat. 

Berlari membuat kita harus mengandalkan diri sendiri untuk membuat kemajuan dan mencapai tujuan. Dengan berlari, kita akan mendapat kesempatan lain untuk menggunakan motivasi dan tekad guna mencapai keberhasilan. 

Semua praktik itu mengarah pada perasaan diri yang lebih kuat, yang dapat membantu kita lebih baik menghadapi tekanan hidup. 

Menyelesaikan perlombaan atau mencapai tujuan lari lainnya akan mendorong kita untuk terus berlari dan menetapkan sasaran baru. Kita akan menemukan rasa kontrol, disiplin, tekad, dan kepercayaan diri saat menghadapi tantangan baru. 

Keyakinan dan energi akan membantu memotivasi kita untuk mengejar tujuan dan mencapai kesuksesan di area lain dalam hidup. 

6. Memperbaiki kualitas tidur 

Orang yang berurusan dengan depresi, stres, atau kecemasan sering menderita insomnia, yang semakin memperparah penderitaan mereka. 

Lari secara teratur meningkatkan kualitas tidur dan membuat pola tidur menjadi lebih teratur. 

Stres dapat mereda saat kita berlari. Inilah yang membuat kita mudah tertidur. Kita juga akan merasa lebih lelah di malam hari, jadi risiko insomnia juga berkurang. 

Selain itu, tidur yang lebih baik dapat meningkatkan kemampuan berlari, karena tubuh akan memiliki kesempatan yang lebih baik untuk memulihkan diri.



7. Meningkatkan interaksi sosial 

Berinteraksi dengan pelari lain- baik saat sedang berlomba, berada di klub lari atau gym - adalah cara lain bagaimana berlari dapat meringankan stres, kecemasan, dan depresi. 

Memiliki teman baru atau memperkuat ikatan dengan teman atau anggota keluarga dapat menjadi sistem dukungan sosial yang sangat baik bagi penderita depresi atau kecemasan. 

Mereka akan merasa nyaman mengetahui bahwa orang lain menghadapi tekanan yang sama dalam kehidupan sehari-hari, dan menggunakan berlari sebagai jalan keluar. 

Rasa kebersamaan yang dirasakan pelari saat berinteraksi dengan pelari lain juga dapat membantu mereka mengatasi kecemasan yang mungkin mereka alami dalam situasi sosial lainnya. 

Mereka akan mendapatkan dorongan motivasi yang besar, karena manfaat sosial dari lari sering menjadi alasan utama mengapa orang tetap berlari. 

8. Meningkatkan kreativitas 

Jika kita merasa terjebak pada masalah atau perlu mencari ide, cobalah berlari. Pikiran tidak hanya merasa lebih jernih ketika kita mulai bergerak. 

Berlari atau olahraga berat lainnya juga dapat meningkatkan kreativitas hingga dua jam setelahnya. Jika kita benar-benar mencari pemicu kreatifitas, pilihlah olahraga lari di luar ruangan daripada treadmill. Baca :Secangkir Teh Bisa Bikin Kamu Lebih Kreatif, Benarkah? 

9. Mengontrol kecanduan 

Menjalankan rutinitas olahraga seringkali menjadi komponen utama dari program pemulihan kecanduan. Peningkatan pengalaman dan kepercayaan diri ketika berlari, sangat bermanfaat untuk memulihkan pecandu alkohol dan pecandu narkoba, karena mereka menghadapi banyak tantangan selama pemulihan. 

Berlari dapat menjadi pengalihan jangka pendek yang efektif untuk kecanduan. 

Para pecandu mungkin menemukan diri mereka memiliki banyak waktu luang, dan berlari akan membantu mereka merasa produktif dan membuat kehidupan sehari-hari mereka lebih terstruktur. 

Menjadi bagian dari komunitas lari juga dapat bermanfaat bagi pecandu yang mencari jejaring sosial baru yang lebih sehat. 



Dapatkan Banyak Bonus dari Kami :
+Bonus Deposit Rp.5.000,- Setiap Melakukan Deposit Rp.25.000,- Sesuai Dengan Syarat Dan Ketentuan Yang Berlaku
+Bonus Cashback 0,3% Dari Nilai Turnover
+Bonus Referral 20% Seumur Hidup

Ayo, tunggu apa lagi ? Daftar kan Diri Anda di INDOWIN99

Contact us:
BBM : 2B93CA38
WA : +855962846901
Line : INDOWIN99

Link Alternatif INDOWIN99




Sunday, January 27, 2019

Kapan Waktu yang Tepat Kembali Berkencan Setelah Putus Cinta?


INDOWIN99 - Putus cinta bukanlah hal mudah bagi banyak orang. Terkadang, hal itu juga membuat mereka sulit mulai berkencan lagi dengan orang baru. Salah satu alasan terbesarnya bisa jadi karena tidak ada jalan yang "benar" untuk menghadapi masalah ini. 

Berkencan dan menyembuhkan diri dari putus cinta sangatlah subjektif dan bersifat personal. Sehingga tidak ada formula atau aturan rigid yang bisa cocok bagi semua orang. Namun, jika kamu baru saja mengalaminya, ada beberapa hal yang bisa kamu pertimbangkan. 

Pakar hubungan dari New York, AS, Susan Winter, serta psikolog dan penulis Dating From The Inside Out, Dr. Paulette Sherman mengungkapkan pandangannya. 

1. Tidak ada waktu spesifik 

Secara spesifik, tak ada waktu yang disebut siap untuk memulai berkencan kembali. 

Winter menyebut, hal terbaik adalah membiarkan dirimu siap melupakan sang mantan. "Jika kamu masih merasa sakit, obsesi dengan mantan atau tersiksa dengan hal-hal yang bersifat emosional, berarti kamu belum siap untuk kembali berkencan," kata Winter. Menurut dia, kamu harus menerima terlebih dahulu fakta bahwa mantan kekasihmu menjadi "mantan" karena adanya alasan-alasan baik tertentu. 

2. Merasa kuat 

Meburut Sherman, penting untuk membuat dirimu merasa kuat terlebih dahulu, sebelum memulai dengan orang baru. "Hingga dirimu punya percaya diri kembali, bukalah hatimu dan siaplah menghadapi kerapuhan dengan orang baru," kata dia. Mungkin memang mustahil untuk 100 persen melupakan kenangan bersama mantan. 

Namun, menurut Sherman, seseorang yang siap untuk kembali berkencan dan memulai hubungan baru tahu bagaimana berpikir kritis tentang hubungan yang sudah berakhir. Mereka mempelajari kesalahan pada hubungan yang sudah berlalu, dan melihatnya sebagai pijakan untuk lebih bijak dalam menjalani hubungan baru. 

3. Mencari kekasih baru 

Kamu bisa dikatakan sudah "move on" ketika sudah mulai mencari kekasih baru. "Ketika kamu sudah mulai semangat dengan kemungkinan-kemungkinan adanya hubungan baru dan senang bertemu orang baru, maka kamu sudah siap," kata Winter. 

Jangan lupa, ada perbedaan antara semangat bertemu orang baru dan hanya ingin pergi dengan seseorang karena untuk melupakan mantanmu. "Jika kamu masih bersikap reaktif, penuh ketakutan, merasa tersakiti, dan perasaan berubah-ubah menghadapi sakit hati, maka kamu belum siap untuk orang baru di hidupmu," ujar Winter. 

Meskipun kamu sudah putus cinta dalam waktu yang lama, ada hal-hal yang menjadi tanda bahwa kamu belum siap berkencan dengan orang baru. 

Misalnya, masih sering melihat media sosial mantan, masih menyimpan foto dan barang-barang dari mantan, atau masih berhubungan dengan mereka. 

"Kamu juga belum siap untuk kembali berkencan jika masih melakukannya untuk membuat mantan kekasihmu cemburu," kata Sherman. 

Berapa lama kamu bisa melupakan sang mantan bergantung pada banyak faktor. Termasuk, seberapa serius dan berapa lama hubungan tersebut terjalin. 

Atau, seberapa buruk proses putus cinta itu berlangsung dan bagaimana kamu memprosesnya. Beberapa orang bisa kembali berkencan satu bulan setelah putus cinta, namun yang lainnya bisa saja mengambil waktu lebih lama seperti tiga bulan atau lebih. 

Kendati begitu, kamu tidak perlu mematok batas waktu tertentu. Berilah dirimu waktu untuk mengevaluasi emosi dan memastikan kamu tidak justru menyakiti orang lain. "Pengalaman putus cinta berbeda bagi setiap orang." 

"Ada yang merasa jatuh karenanya, namum ada yang bisa melaluinya hanya dalam waktu beberapa hari atau minggu," kata Winter lagi. "Memproses masa lalu adalah resep terbaik untuk sukses dan mendapatkan hubungan yang bahagia di masa depan." 

sumber : kompas


Dapatkan Banyak Bonus dari Kami :
+Bonus Deposit Rp.5.000,- Setiap Melakukan Deposit Rp.25.000,- Sesuai Dengan Syarat Dan Ketentuan Yang Berlaku
+Bonus Cashback 0,3% Dari Nilai Turnover
+Bonus Referral 20% Seumur Hidup

Ayo, tunggu apa lagi ? Daftar kan Diri Anda di INDOWIN99

Contact us:
BBM : 2B93CA38
WA : +855962846901
Line : INDOWIN99

Link Alternatif INDOWIN99